You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu audit halal produk UMKM
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu Adakan Audit Halal

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Kepulauan Seribu melakukan audit halal bagi para pelaku UKM di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

"Menjaga kualitas bahan bakunya"

Kepala Seksi Industri Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu, Deny Listiantoro, mengatakan, audit halal ini dalam rangka meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa produk yang dikonsumsi aman, sesuai syariat, dan lebih menarik minat pembeli, sekaligus memperluas daya saing produk lokal.

"Saat ini konsumen cenderung lebih mendahulukan produk yang sudah memiliki sertifikat halal. Inilah yang kami dorong agar UKM di Kepulauan Seribu mampu bersaing lebih luas," ujarnya, Kamis (25/9).

Enam Pelaku Usaha Binaan Sepakati Kerja Sama di MIHAS 2025

Deny menjelaskan, selain Pulau Lancang, kegiatan ini juga dilakukan di delapan pulau lainnya, seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Sabira.

"Tahun ini tercatat ada 25 pelaku UKM yang telah mengikuti audit halal, seperti di Kelurahan Pari ada lima dan paling banyak di Pulau Harapan ada tujuh," terangnya.

Melalui kegiatan ini, Deny berharap, semakin banyak produk UKM Kepulauan Seribu yang dapat dipasarkan lebih luas, tidak hanya di dalam kota tetapi juga mampu menembus pasar nasional.

"Saya berharap untuk semua pelaku usaha agar terus menjaga kualitas bahan bakunya. Bahkan, membeli bahan baku juga yang sudah ada sertifikasi halalnya. Kegiatan ini masih akan terus berkelanjutan, tahun depan bisa semakin banyak lagi," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku UKM asal Pulau Lancang, RT 01/01, Kelurahan Pulau Pari, Ila (40) mengaku senang karena usaha produk ikan Teri Asin miliknya telah dilakukan audit dan dinyatakan halal.

Menurutnya, proses pembuatan sertifikasi halal ini tidak sulit, semua tahapan mudah karena sebelumnya juga telah mendapatkan pembinaan dari Sudin PPKUKM dan juga Kementerian Agama (Kemenag) RI.

"Sekarang saya merasa lebih percaya diri karena produk saya sudah diakui halal. Konsumen juga jadi lebih yakin membeli, bahkan ada yang dari luar pulau mulai memesan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7406 personTiyo Surya Sakti
  2. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1338 personDessy Suciati
  3. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1116 personAnita Karyati
  4. Delapan Biopori Sampah Jumbo Dibuat di Cipulir

    access_time08-07-2026 remove_red_eye1111 personTiyo Surya Sakti
  5. Pecahkan Rekor MURI, 2.445 Anak Ikuti Khitanan Massal PAM Jaya

    access_time08-07-2026 remove_red_eye1108 personDessy Suciati